Selamat Datang di POLRES Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat

__________________________________________________________________________________.

POLRES Purwakarta, Jawa Barat

___________________________________________________________.

We Are Ready to Serve and Protect

____________________________________________________.

Melayani dan Melindungi Masyarakat Purwakarta

_____________________________________________________________.

Kepolisian Negara Republik Indonesia|POLRES Purwakarta,Jawa Barat

______________________________________________________________________________.



Purwakarta-Dalam rangka giat Operasi Lodaya 2014,Polres Purwakarta bekerjasama dengan RS MH Tamrin gelar tes urine terhadap seluruh pengemudi yang beristirahat di Rest Area 88 B tol Cipularang arah Jakarta,senin(2/6).

Selain melaksanankan kegiatan tes urine,Polres Purwakarta pun melakukan uji kelayakankan kendaraan umum,pribadi hingga truk dan travel.tujuannya,meminimalisir terjadinya laka lantas yang akhir-akhir ini kerap berlangsung diduga karena ketidaklayakkan kendaraan.

“Bukan saja pengemudinya yang kami uji kelayakan,tapi kendaraan yang dipergunakan juga perlu kami uji,agar semuanya siap,jangan sampai ada ketimpangan,”terang Kapolres Purwakarta AKBP Slamet Hariyadi,pada Fakta Purwakarta.

Pada kesempatan gelar Operasi Lodaya tahun 2014 tersebut,petugas juga melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan agar lebih berhati-hati dalam memilih kendaraan angkutan umum.”tes urine dan uji kelayakkan kendaraan merupakan langkah prepentif,imi kan sudah mulai menjelang liburan panjang,sehingga musimnya berlibur,megantisipasi laka kami lakukan tindakan ini,”ujarnya.
Menurut Kapolres,tes urine yang dilakukan terhadap pengemudi bertujuan agar para pengemudi ketika mengemudikan kendaraan terbebas dari pengaruh obat-obatan terlarang,sehingga bukan saja kendaraan yang aman,tapi juga pengemudinya.
Sementara,Manager IT RS MH Thamrin Mas’ud Subchi S.Kom,menambahkan kegiatan tes urine tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh pihak rumah sakit bekerjasama dengan pihak Kepolisian,”Biasanya kegiatan tes urine ini kamu lakukan tiap bulan secara gratis,dan selalu bekerjasama dengan pihak kepolisian,tujuannya tentunya sama untuk keselamatan,”terangnya.

Menurutnya,dengan pelaksanaan kegiatan Ops Lodaya 2014 dengan melakukan tes urine mengambil lokasi di Rest Area 88 B tol Cipularang sangat cocok,mengingat di jalur ini sangat rawan terjadinya laka lantas.”Pada giat ini,kami dari RS MH Thamrin sendiri menerjukan 1 tenaga medis dokter,3 perawat,1 asisten dan analis untuk melayani skitar 100 orang,”katanya.(sumber: Fakta Purwakarta)

80 Kepala Keluarga Dapat Bantuan Polres Purwakarta

Sekitar 80 Kepala Keluarga Korban Bencana Kampung Cilawang,Desa Cianting,Sukatani mendapat bantuan dari Polres Purwakarta berupa beras,mie instan,air mineral dan makanan ringan.Hal tersebut untuk meringankan beban korban,karena saat ini masih berada di pengungsian.

Humas Polres Purwakarta.Aiptu Effendi mengatakan,kegiatan tersebut murni kegiatan kemanusiaan untuk saling tolong menolong disaat mereka membutuhkan pertolongan. "Kasihan mereka mengungsi memerlukan makanan."Ujar Aiptu Effendi usai menyerahkan bantuan.

Menurut Aiptu Effendi,Jumlah bantuan yang diberikan sekitar 10 karung beras 25 kg,belasan dus mie instan dan belasan dus air mineral serta makanan ringan."Bantuan ini hanya untuk meringankan beban sementara waktu selama di pengungsian sebelum mereka pindah,"ujarnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan kegiatan yang dilakukan pihak Kepolisian sebenarnya sudah sering dilaksanakan.Bukan hanya untuk korban bencana melainkan untuk masyarakat lain yang membutuhkan."ada panti asuhan,Pondok Pesantren bahkan untuk anak Yatim setiap tahunnya kita rutin memberikan bantuan,"ujarnya.

Saat ini,warga kampung Cilawang masih menunggu relokasi yang di janjikan pemerintah daerah.Tahun lalu warga sudah diminta untuk pindah dari lokasi rwan pergerakan tersebut oleh Bupati Purwakarta,namun mereka menolak dengan berbagai alasan.saat ini warga sadar dan siap direlokasi oleh pemerintah daerah.(sumber: Spirit Purwakarta)

Seorang Ayah Cabuli Putri Kandung Sendiri


Seorang ayah di Desa Legok Huni Kecamatan Wanayasa,tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berusia tujuh tahun.informasi yang dihimpun,aksi bejat sang ayah berinisial JS (45) itu telah dilakukan berkali-kali terhadap korban,dan telah berlangsung sejak beberapa bulan.kejadian terkutuk itu berlangsung dirumah yang hanya dihuni pelaku dan mawar (bukan nama sebenarnya) yang tidak lain putrikandungnya sendiri. Mawar saat ini masih duduk di bangku kelas satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Wanayasa.

Profesi JS adalah seorang kuli serabutan.sementara ibu kandung korban telah cerai dengan pelaku,dan sebelumnya sempat menjadi TKW di Arab Saudi.terbongkarnya sejak beberapa hari belakangan ini,saat salah seorang Guru Mawar sering menanyakan keganjilan yang terjadi pada korban.

Pada gurunya Mawar mengaku kemaluannya sering dimainkan ayah bejat itu.Kasat Reskrim Polres Purwakarta,AKP Faisal Pasaribu mengatakan,selain memeriksa tersangka,petugas Kepolisian Polres Purwakarta juga memintai keterangan dari ibu kandung korban,dan Rosidah yang telah melaporkan kasus pencabulan tersebut ke pihak Kepolisian.Hasil pemeriksaan sementara tersangka dijerat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Perlindungan Anak dan kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman hukuman 15 tahun dan 12 tahun penjara.

Anggota DPRD Purwakarta Terjaring Razia Gabungan

Purwakarta-Karena mengganti plat nomor mobil dinas (mobdin),menjadi warna hitam.salah seorang anggota DPRD Purwakarta terjaring razia gabungan yang dilakukan jajaran Kepolisian,Dinas Perhubungan dan dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Purwakarta,Rabu(12/3) dibundaran BTN Purwakarta. Mobil yang digunakan Anggota dewan tersebut bernomor polisi T-1424-A,terpaksa dihentikan karena plat nomornya sudah berubah menjadi warna hitam.

Selain sudah mengganti warna plat nomor,pajak mobdin yang digunakan HA pun sudah kadaluarsa.Karena itu juga,HA langsung membayar pajak ditempat,karena pihak dispenda memfasilitasi pembayaran ditempat razia.

Menurut Kepala Dispenda,Hj. Eem Sujaemah,semua kendaraan baik roda dua maupun roda empat,baik pribadi maupun milik pemerintah dan angkutan umum yang melintas akan dirazia.Hal tersebut untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membayar pajak kendaraan.

"Semua sama,bila melanggar kena tilang.lalu mengikuti sidang atau bisa bayar ditempat,"ujar Eem Sujaemah.razia yang berlokasi di pusat kota Purwakarta tersebut,tepatnya di Bundaran BTN dimulai sejak pukul 08.00 wib hingga 11.00 wib.tim gabungan berhasil menjaring ratusan pengendara roda dua dan roda empat,termasuk mobil pribadi dan mobil pemerintah,angkutan umum yang belum membayar pajak.

Operasi gabungan tersebut dalam rangka intensifikasi pungutan pajak kendaraan bermotor di wilayah Provinsi Jawa Barat tahun 2014,dengan melibatkan Kepolisian dari Polres Purwakarta,Cabang Pelayanan Dispenda Purwakarta,PT Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan.(sumber: Harian Spirit Purwakarta)